
“Jika Gus Dur telah tiada, siapa lagi yang akan membela kita yang dinyatakan sesat dan kafir? Siapa yang berani menggertak orang-orang besar, elite politik, dan para penguasa demi orang-orang kecil? Siapa yang akan merangkul orang-orang miskin termarjinalkan dan orang-orang minoritas yang tertindas?” Itulah keresahan dan kegelisahan rakyat Indonesia ketika Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dipanggil ke haribaan Ilahi. Meskipun kepemimpinan Gus Dur sangat singkat, ia berhasil menghidupkan demokrasi di negeri ini setelah tenggelam “ditelan” penguasa Orde Baru. Ya, Gus Dur adalah pemimpin demokratis yang tegas dan pemberani; pemimpin yang meninggalkan transaksi politik pragmatis; serta pemimpin yang mampu mengharmoniskan hubungan antarumat beragama. Buku ini akan mengobati kerinduan masyarakat Indonesia terhadap sosok Gus Dur; “Sang Guru Bangsa” yang telah melindungi dan mengayomi rakyat selama kepemimpinannya. Tak ketinggalan, beberapa joke-joke Gus Dur juga tersaji di buku ini. Di masa depan, semoga lahir kembali seorang pemimpin bangsa yang tidak takut memerangi koruptor dan senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat, sebagaimana yang dilakukan oleh Gus Dur.
Page Count:
218
Publication Date:
2014-01-01
No comments yet. Be the first to share your thoughts!