
Membaca buku yang syarat akan nilai budaya dan banyak petuah kehidupan ada dalam buku nan cantik berjudul "Tasirek di Nan Tasurek." Penulisnya bukan hanya lihai menyingkap cerita kehidupan yang penuh makna. Namun jua, memberikan amanah yang apik dalam setiap bungkus-bungkus kisah. Buku Tasirek di Nan Tasurek Indah Dipandang Tak Indah Dipegang Indah dipandang tak indah dipegang. Si mawar merah merekah di halaman rumah yang menyejukkan mata saat memandangnya. Rasa sakit terasa saat jemari mencoba menyentuhnya. Saat dipandang terucap dalam hati, Indah dipandang, tak indah dipegang. Merah warnanya, mekar merekah kelopak bunga dan harum semerbak wanginya. Tak semua orang mampu dan dapat menyentuhnya, karena duri-duri tajamnya siap menancap di setiap jemari yang mendekat. Perisai kuat dan tajam menjadi pelindung diri mawar merah ini. Pantang Berbuah Dua Kali Rasanya sangat menyenangkan bisa menikmati cuti bersama selama lima hari ditemani lima pandawaku. Menghabiskan waktu dengan makan bersama, bekerja bersama, tertawa, dan bercanda bersama. Tepat hari terakhir liburan ini kami juga panen pisang yang tumbuh di samping rumah. Semua buahnya hampir menguning, bahkan menjadi incaran tupai lapar dan kelelawar malam. Buku Tasirek di Nan Tasurek Buku Tasirek di Nan Tasurek adalah buku sederhana yang menceritakan tentang pengalaman dan pengajaran yang penulis peroleh dari hidup dan kehidupan. Berbagai pengalaman penulis temui saat sendiri, bersama lima pandawa, bersama keluarga, dan bersama orang-orang terdekat. Pengalaman yang penulis kaitkan dengan kehidupan dan pola alam yang banyak memberi pengajaran tentanag kehidupan. Hal yang sejalan dengan filosofis Minangkabau “Alam Takambang Jadi guru”. Berjuta pesan kebaikan tertumpang pada alam yang patut untuk kita ketahui. Silakan untuk pemes
Page Count:
51
Publication Date:
1900-01-01
Publisher:
Mikro Media Teknologi
ISBN-10:
623986076X
ISBN-13:
9786239860769
No comments yet. Be the first to share your thoughts!